Daerah

Sampai September 2024, Realisasi PAD Kuansing Capai 48,579 Persen 

Kepala Bapenda Kuansing Muradi. (F:RBI/ANews)

TELUK KUANTAN (ANews) - Sampai dengan September 2024 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sudah mencapai 48,579 persen. 

Dari target Rp 170.636.769.359,00 sudah terealisasi sebesar Rp 82.893.696.855,60. Target penerimaan tersebut terus digenjot Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing. 

"Belum semuanya masuk, salahsatunya dari PBB-P2," ujar Kepala Bapenda Kuansing, Selasa (8/10/2024) kemarin. 

Untuk Bapenda sendiri kata Muradi dari target Rp 71.052.979.848,00 baru terealisasi sebesar Rp 25.783.362.701,00 atau 36,288 persen. 

Penerimaan tersebut lanjut Muradi berasal dari PBJT jasa perhotelan dari target Rp 415 juta baru terealisasi Rp 100 juta lebih atau 24,361 persen. 

Kemudian dari PBJT makanan dan atau minuman dari target Rp 2.925.000.000,00 telah terealisasi sebesar Rp 1.764.307.047,00 atau 60,318 persen. 

Paling besar katanya berasal dari Skpd 10 persen dengan target Rp 2,5 m telah terealisasi sebesar Rp 1,450 m lebih atau 50,038 persen. Kemudian dari 15 kecamatan yang ada baru empat kecamatan yang mampu merealisasikan diantaranya kecamatan Benai target Rp 16 juta baru terealisasi Rp 310 ribu atau 1,938 persen. 

Kecamatan Inuman target Rp 2 juta baru terealisasi Rp 1,085 juta lebih atau 54,250 persen. Kecamatan Singingi target Rp 12 juta terealisasi Rp 1,040 juta atau 8,667 persen dan kecamatan Singingi Hilir target 5 juta terealisasi Rp 1,698 juta atau 33,972 persen. 

Sementara 11 kecamatan lagi belum satupun ada target dari PBJT makanan dan atau minuman. 

Penerimaan juga bersumber dari PBJT jasa kesenian dan hiburan, pajak reklame, PBJT tenaga listrik, pajak mineral bukan logam dan batuan lainnya. PBJT jasa parkir, pajak air tanah, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan dan pajak burung walet. 

Selanjutnya BPKAD Kuansing target Rp 27 m baru terealisasi Rp 4,3 m atau 15,974 persen. Realisasi tersebut berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan target Rp 5,7 m baru terealisasi Rp 2,4 m atau 42,058 persen. 

Kemudian dari lain-lain pendapatan asli daerah yang sah target Rp 21,3 m baru terealisasi Rp 1,9 m atau 8,9 persen. Realisasi bersumber dari jasa giro dan pengembalian kelebihan gaji dan tunjangan serta kelebihan pembayaran perjalanan dinas. 

Selanjutnya RSUD Teluk Kuantan dari target Rp 33,3 m telah terealisasi sebesar Rp 34, 2 m atau 102,703 persen. 

Target tersebut berasal dari pendapatan BLUD terutama dari retribusi pemanfaatan aset daerah, retribusi tempat khusus parkir, lain-lain penerimaan yang sah dan pendapatan dari BLUD Rumah Sakit terutama kerjasama dengan pihak lain dan layanan umum. 

Dinas kesehatan dari target Rp 24 m  baru terealisasi sebesar Rp 15,4 m atau 62,647 persen. Penerimaan berasal dari retribusi pelayanan kesehatan, retribusi pemanfaatan aset daerah. Dan paling besar berasal dari penerimaan pendapatan BLUD jasa layanan dari target Rp 24,2 m terealisasi Rp 15,4 m atau 63,473 persen. 

Kemudian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang target Rp 7,8 m terealisasi Rp 1,7 m atau 21,782 persen. Penerimaan berasal dari retribusi pemanfaatan aset daerah mulai dari pemakaian alat, pemakaian kendaraan bermotor, dan pemakaian mobil penyedot lumpur atau tinja. 

Kemudian dari retribusi persetujuan bangunan gedung dan retribusi hasil penjualan produksi usaha pemerintah daerah. 

Selanjutnya Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Ketahanan Pangan target Rp 60 juta baru terealisasi Rp 4,7 juta atau 7,9 persen. Penerimaan berasal dari retribusi pemanfaatan aset daerah dari sewa rumah dinas dan retribusi penjualan hasil produksi usaha tanaman pangan. 

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing target Rp 885 juta baru terealisasi Rp 263 juta atau 31,9 persen. Penerimaan berasal dari retribusi penjualan hasil produksi usaha pemda atau perkebunan dan retribusi pelayanan rumah potong hewan ternak. 

Selanjutnya Dinas Perhubungan target Rp 1,4 m terealisasi Rp 176 juta. Penerimaan berasal dari retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum target Rp 820 juta realisasi baru Rp 82 juta. 

Kemudian retribusi pemanfaatan aset daerah diantaranya dari penderetan kendaraan bermotor target Rp 400 juta realisasi baru Rp 700 ribu. Dari terminal target Rp 150 juta realisasi Rp 65 juta. Dan dari retribusi penyedia tempat khusus parkir diluar badan jalan target Rp 110 juta realisasi Rp 27,8 juta. 

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian target Rp 1,8 miliar terealisasi baru Rp 528 juta atau 28,890 persen. 

Penerimaan berasal dari retribusi pelayanan pasar target Rp 543 juta realisasi Rp 236 juta. Dari retribusi tempat kegiatan usaha berupa pasar,  grosir, pertokoan dan lainnya target Rp 706 juta terealisasi Rp 111 juta. 

Sekretariat daerah bagian umum target Rp 840 juta terealisasi Rp 61,8 juta atau 7,3 persen. Penerimaan bersumber dari retribusi pemanfaatan aset daerah dari balai adat dan gedung serbaguna. Kemudian retribusi tempat penginapan atau pesanggrahan mulai dari balai diklat dan wisma jalur.

Selanjutnya Dinas Lingkungan Hidup target Rp 581 juta realisasi Rp 321 juta atau 55,2 persen. Penerimaan berasal dari retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan. 

Dinas Perikanan target Rp 650 juta realisasi baru Rp 12,6 juta atau 1,9 persen. Penerimaan berasal dari retribusi pemanfaatan aset daerah dan retribusi penjualan produk usaha daerah. 

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan target Rp 290 juta terealisasi Rp 59,2 juta atau 20,4 persen. Penerimaan bersumber dari retribusi pemanfaatan aset daerah sewa aula DKPP narosa dan retribusi pelayanan tempat rekreasi pariwisata dan olahraga. 

Selanjutnya Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga target Rp 95 juta realisasi Rp 2,5 juta atau 2,6 persen. Penerimaan bersumber dari retribusi pemanfaatan aset daerah dari Sport Center, gedung Uniks dan kebun nopi. 

Terakhir Satuan Polisi Pamong Praja Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan target Rp 50 juta bersumber dari retribusi pemanfataan aset daerah terutama pemeriksaan alat pemadam kebakaran. (ADV)



Tulis Komentar